Kegiatan visitasi asesmen lapangan (AL) oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam rangka re-akreditasi Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) telah dilaksanakan pada tanggal 2–4 Maret 2026 di lingkungan Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner. Dalam proses ini, departemen berperan sebagai Unit Pengelola Program Studi (UPPS) yang memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan asesmen, mulai dari pemaparan kinerja program studi, verifikasi dokumen, hingga diskusi akademik bersama para pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penjaminan mutu pendidikan tinggi serta peningkatan kualitas penyelenggaraan program studi secara berkelanjutan.
Visitasi asesmen lapangan dilakukan oleh dua asesor yang ditugaskan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, yaitu Prof. Dr. Ir. Reny Herawati, M.P dari Universitas Bengkulu dan I Putu Sudiarta, S.P., M.Si., Ph.D. dari Universitas Udayana. Selama kegiatan berlangsung, kedua asesor melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, meliputi tata kelola program studi, kualitas sumber daya manusia, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta sarana dan prasarana pendukung. Proses asesmen juga mencakup sesi wawancara dengan pimpinan unit, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan.
Dalam pelaksanaan asesmen lapangan tersebut, Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri memaparkan berbagai capaian kinerja, inovasi akademik, serta kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agroindustri. Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bagi program studi dan departemen untuk mengevaluasi praktik terbaik yang telah dijalankan serta mengidentifikasi peluang peningkatan mutu di masa mendatang. Partisipasi aktif seluruh sivitas akademika menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat.
Lebih lanjut, pelaksanaan visitasi asesmen lapangan ini sejalan dengan upaya mendukung United Nations dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan SDG 4: Quality Education melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan tata kelola akademik yang berkelanjutan. Selain itu, pengembangan keilmuan di bidang agroindustri juga berkontribusi terhadap SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure serta SDG 12: Responsible Consumption and Production, melalui inovasi produk agroindustri yang berkelanjutan, bernilai tambah, dan mampu mendukung pembangunan ekonomi yang lebih inklusif.
