Bantul, 1 Juni 2025 — Keluarga Mahasiswa Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (KMDTHV) bersama Keluarga Mahasiswa Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (KMDBSMB) sukses menyelenggarakan EcoAction, sebuah aksi peduli lingkungan melalui penanaman mangrove di kawasan konservasi Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kerusakan ekosistem mangrove di berbagai wilayah pesisir Indonesia yang masih terus terjadi akibat aktivitas manusia dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pelestarian. Koordinator kegiatan, Latifah Khoirun Nisa, menjelaskan bahwa ekosistem pesisir memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan. “Lingkungan pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, salah satunya melalui keberadaan hutan mangrove yang berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, tempat hidup biota laut, serta penyerap karbon,” jelasnya.
Sebanyak 20 panitia dan 22 volunteer dari kedua organisasi mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan ini dengan jumlah bibit mangrove yang berhasil ditanam mencapai 75 bibit. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. “Respon para peserta sangat positif, mereka aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan banyak bertanya mengenai mangrove serta kawasan Pantai Baros. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian terhadap lingkungan di kalangan mahasiswa,” ujar Latifah.
Latifah berharap bibit mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar. “Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan kepedulian peserta terhadap kelestarian lingkungan serta menginspirasi lebih banyak orang untuk berkontribusi dalam menjaga alam,” tuturnya.
Kegiatan EcoAction ini juga menjadi simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan antar organisasi. “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan bekerja sama, kegiatan bisa terlaksana lebih maksimal dan berdampak lebih luas,” tutup Latifah.
