Yogyakarta, Rabu (4/2/2026) – Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (DTHV) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan kuliah tamu internasional bertajuk “Smart DNA Architectures for Diagnostics and Surveillance”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Min-Chieh Chuang, Chair Department of Chemistry dan Director Sustainability Science and Management Program Tunghai University, Taiwan.
Kuliah tamu yang diikuti dosen, tenaga kependidikan laboratorium, dan mahasiswa ini dimoderatori oleh drh. Fatkhanuddin Aziz, M.Biotech., Ph.D., dosen Program Studi Teknologi Veteriner SV UGM. Dalam pemaparannya, Prof. Chuang menjelaskan perkembangan pemanfaatan DNA sebagai material konstruksi berskala nano yang dapat diprogram (DNA origami) untuk mendeteksi target biologis dan kimiawi secara spesifik.
Sejumlah inovasi riset turut dipaparkan, antara lain sistem deteksi bakteri resisten antibiotik (NDM-1), metode diagnostik virus yang toleran terhadap mutasi seperti Enterovirus 71 dan influenza, serta sistem deteksi Mycobacterium tuberculosis yang mampu membedakan DNA sensitif dan resisten obat. Selain itu, teknologi arsitektur DNA dan integrasi CRISPR-Cas12a juga dimanfaatkan untuk pemantauan lingkungan, termasuk deteksi zat beracun dan logam berat seperti merkuri (Hg²⁺).
Selain memberikan kuliah tamu, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama strategis bidang Tridharma Perguruan Tinggi antara Sekolah Vokasi UGM dan Tunghai University, Taiwan, yang mencakup kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Diskusi yang berlangsung menyoroti potensi pengembangan riset bersama di bidang teknologi diagnostik, biosensor, dan surveilans kesehatan hewan serta lingkungan, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa. Prof. Min-Chieh Chuang juga menyampaikan peluang studi lanjut (graduate study) bagi dosen maupun lulusan UGM untuk melanjutkan pendidikan dan riset di Departemen Kimia serta Program Sustainability Science and Management di Tunghai University, sebagai upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan jejaring akademik internasional.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi riset internasional.

